Rabu, 22 Februari 2012

Global Youth Culture


Global Youth Culture

In a group meeting last week we discuss variety of cultures that exist among teens in our area, respectively, of Wonosobo, Waterford, Salatiga, Pati, Blora, etc. In the city I now again Wonosobo loads of children who love motor modifications. They spend lots of money just to follow the trend and that they include a motor bike gaul. Still in touch with our friends from Waterford motor also talked about the youth are reluctant to walk to take a trip, be it a short distance or long distance. They always use a private vehicle or public transportation.

This is contrary to the old days, always old boy walking distance, although very much and they always are. Many young men today forget the traditional Indonesian culture in because of the inclusion of western culture influence the lives of young people, have a lifestyle-luxury. And it happened because of the influence of the media it self or the means of communication. For example, television, internet, magazines. Etc

We as a wise young man should be able to take the positive aspects of the culture now and keep us so that we become young men who can bring change towards a better and be a figure that is expected to home country.

Selasa, 14 Februari 2012

C O M M U N I T Y

BERBAGI PENGALAMAN DI KOMUNITAS

Pada hari senin saya mengikuti komunitas voice dengan teman saya Fransiska Erisa Fidiasari mahasiswa Pendidika Matematika’ 08. Voice ini bernama “ GENTA VOICE” lebih lengkapnya Gema Nada Sukacita, yang merupakan voice group kumpulan mahasiswa FKIP UKSW dari PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar), Pend Mat (Pendidikan Matematika), PE (Pendidikan Ekonomi), BK, dll. Tapi kebanyakan mahasiswa yang aktif mengikuti dari PGSD dan Pend Mat. Komunitas ini beranggotakan 20 mahasiswa, semua ini dibagi menjadi suara 1, 2, 3, dan 4. Yang terdiri dari Laki-laki 7 orang dan perempuan 13 orang.
Di Gedung FSP (Fakultas Seni Pertunjukan) saya hanya duduk diam dan mengamati kegiatan yang dilakukan oleh semua anggota GENTA VOICE. Sebernya disuruh ikut bernyanyi, tetapi saya menolak karena malu.....hehehe. Latihan dilakukan setiap hari senin pukul 18.00-20.00 WIB, di ged.FSP. Pengajarnya bernama Ester Alumni mahasiswa FSP UKSW.
GENTA VOICE ini biasa mengisi acara kampus  atau mengikuti lomba. Eh ya waktu kemarin saya mengamati kegiatan yang dilakukan selama kurang kebih 2jam susunan kegiatannnya adalah:
  • Diberi partitur lagu. 
  • Pemanasan Suara. 
  • Membaca Not angka. 
  • Membaca syair disertai nada.
Kalau yang berminat mengikuti komunitas ini pendaftaran dibuka 1tahun.
Bisa mendaftar ke SEMA
And Mengikuti Audisi yaaaaaaaaaaaa...............

Minggu, 05 Februari 2012

E X P E R I E N C E

Bule....... Australia coy!!!!!!

Hello friends....
WELCOME...In my  blog
Now, I have interesting history.
Lets Read...^_^

Bule ini bernama Kirrily from Canberra, Australia. In Indonesia dia belajar  Bahasa Indonesia Lho....Mau tau kenapa bule kok mau belajar Bahasa Indonesia?
 Ini salah satu pertanyaan yang muncul “ What do you want to learn Indonesian than another language?”  saat mahasiswa berada di  microteaching Room  Lt 2  FKIP Building in campus SWCU untuk wawancara dengan Kirrily dan teman-temanya. Pengen tahu apa jawabanya dan  banyak hal yang menarik juga tentang bule Australia ini.........
BACA SAMPAI SELESAI YAAA _-_-__--_-__-

Kirrily dari kecil tinggal di Canberra populasi orangnya kurang lebih 300 orang  kata bule ini. Kirrily bersekolah di SD Negeri di daerahnya. Wlaupun disana masuk sekolah negeri sangat susah tetapi dia berusaha karena setelah masuk di sekolah negeri bebas biaya “gratis”. Sekolah disana mulai puluk 9m pagi until 3 sore, dan didalam 1tahun ada 3bulan libur musim panas. Di Australia lebih banyak kulit putih karena kebanyakan pendatang, sedangkan aborigin  masih bersifat primitif sehingga kulit putih dan aborigin hidup terpisah. Australia tidak mempunyai makanan khas, baju khas ataupun tarian khas. Yang masih punya itu semua hanya suku asli australia. Hewan asli Australia adalah Kangaroo, wombat, koala. Suhu di Australia lebih panas daripada Indonesia.

Culture Shock:
·         Pertama kali bule Australia dan teman-temanya datang ke Bali, banyaknya pengemis yang memaksa untuk minta uang. Sehingga mereka berpikir Indonesia kemiskinan ( Poverty).
·         Waktu mereka datang kesuatu tempat wisata, banyak orang Indonesia yang minta foto bareng, itu sangat aneh dan lucu bagi bule-bule itu. Katanya “Seakan-akan kaya artis”hehehe.
·         Waktu pertama kali datang ke Salatiga, menginap di suatu tempat dan anehnya setiap kali sekitar jam 4.30 pagi mendengar suara adzan (Praised).Beberapa hari kemudian mereka tidak bisa tidur karena suara adzan. Di Australia juga ada masjid but kalau adzan tidak memakai pengeras suara kata Kirrily.
·         Mereka juga bingung waktu melihat lalulintas di Salatiga sangat padat dan karena di australia menggunakan bus dan membayar 30 Dollar ( Rp300.000,-) sekali jalan. Transportasi di Australia juga tidak sebanyak di Indonesia.
·         Di salatiga juga mereka mendatangi pasar tradisional, waktu mereka ke bagian daging, mereka sangat kanget karena dagingnya hanya diletakkan begitu saja bahkan digantung di besi dan baunyapun menyengat. Berbeda banget sama di Australia, ada pasar tradisional (Flea Market) danging dimasukkan di dalam freezer dan tidak bau.

Di Sekolah Australia ada beberapa SD yang mengajarkan Bahasa/Budaya  indonesia. Kirrily belajar Bahasa Indonesia dari Sdnya. Karena diSDnya ada pelajaran Bahasa Indonesia. Dan karena Australia lebih dekat dengan Indonesia, maka mereka berpikir lebih baik belajar Bahasa Indonesia. Gurunya juga tidak semua dari Australia tetapi ada juga dari Malaysia, Indonesia. Kesulitan belajar Bahasa Indonesi menurut Kirrily di grammernya. Mereka menggunakan flash card untuk belajar bahasa.
Orang Australia lebih banyak belajar bahasa  Spanish and Japanese. Karakteristik orang Australia lebih individual, mereka berpikir orang Indonesia sangat ramah. Kirrily berkata “ Tidak bisa menemukan orang seperti orang Indonesia di negaranya”.  Sopan dan dimanapun berada pasti saling menyapa bahkan menyapa terlebih dahulu.
Hasil tambang di Australia adalah Gold and oil tempatnya Gold Coast.
Australian prefer western music and their own musician than K-pop. Komentar tentang sinetron di Indonsia terlalu drama dan di Indonesia sangat banyak channel televisi sedangkan di negara merka hanya ada 7 channel.